Saturday, September 5, 2026

SEUTAS KISAH DI PELABUHAN AMPANA


Dahulu, Area pelabuhan Ampana begitu ramai orang lalu-lalang, sekadar jalan-jalan pagi atau jalan-jalan sore, aroma harumnya laut begitu menggoda bagi warga Ampana maupun pendatang..


Anak-anak berlarian di sekitar pelabuhan, bahkan melompat ke laut tanpa takut tenggelam, ya, karena mereka memang anak-anak pantai..


Rambut anak-anak pantai berbau khas Matahari yang menyengat, kulitnya sawo matang, ada pula yang kehitaman, bahkan ada pula yang berkulit kuning langsat, berlari-larian di pelabuhan, berenang di laut tanpa takut panasnya matahari siang, tanpa takut kapal besar yang sedang bersandar di Pelabuhan..


Mereka, anak-anak di sekitaran pelabuhan Ampana ini bahkan menunggu-nunggu kapan kapal asing akan merapat ke pelabuhan Ampana, kapal dari luar negeri..


Bagaimana tidak dinanti-nantikan, kapal asing memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan lebih mewah dibanding kapal lokal, bahkan lebih besar ukurannya..


Kapal asing yang di dalamnya ada Play Station 1 bahkan Play Station 2, itulah yang dinanti-nanti anak-anak berbau matahari itu. Karena mereka bisa bermain hampir sepanjang siang di kapal tersebut, kadang ada diantara mereka yang baik dari rantai jangkar kaapl sambil tertawa-tawa..


Pelabuhan Ampana begitu banyak kenangan, di masa kecil, menurut cerita, Ayah penulis mengajari berjalan di pelabuhan penuh kenangan ini..


Sekitar pelabuhan ada pasar, toko-toko kecil maupun toko-toko besar, berjajar rapi, bila tiba bulan Ramadhan malamnya sangat ramai orang berlalu lalang untuk belanja atau sekadar mencari hiburan, bahkan ada Terminal Angkutan Darat di dekat pelabuhan Ampana yang menyajikan pertunjukkan sepak takraw Api! Kemungkinan di kisaran tahun 1996-2000an..


Di Jalan Pulau Taufan ada Penjual Terang Bulan Favorit kami yang rasa cokelat kacangnya bikin nagih! Sayang kenangan sensasi rasa cokelat kacang tersebut sulit dicari saat meninggalkan kota Ampana..


Pelabuhan Ampana menyajikan begitu banyak kenangan, orang yang sekadar jalan-jalan, penumpang yang lalu-lalang, buruh bagasi yang memeras keringat, para pedagang kecil, para nelayan yang menggunakan alat pancing sederhan, anak-anak pelabuhan berbau khas matahari yang menyengat, para pendatang yang bahagia pulang kampung ke Ampana, Kusir dan penumpang kereta kuda yang disebut "Bendi", sampai para pemain dan penonton sepak Takraw Api di Terminal yang spektakuler!


Memang tempat dan kenangan hanya untuk dikenang dan dirindukan, sebab kata Yuval Noah Harari menjelaskan dalam karyanya Homo Deus, pengalaman seperti itu sangat sulit terulang, kenangan masa-masa kecil yang bahagia di kampung halaman mau dikondisikan bagaimanapun akan sulit diulangi kembali..


Pelabuhan Ampana menyajikan beberapa kenangan manis bagi penulis pribadi, bahkan jika mendengar Takbiran, suasana pagi hari di kota Ampana yang jalanannya berbau kotoran kuda dari kereta kuda "Bendi" langsung teringat. Suasana Pagi hari jalan-jalan ke pelabuhan langsung terkenang. Suasana setelah Shubuh mandi bersabunkan daun-daun yang harum dan alami teringat jelas, Lalu berjalan kaki menuju Masjid bersama keluarga untuk Shalat Idul Fitri begitu membekas..


Ooh kenangan, engkau hanya bisa dikenang dan dirindukan, hanya kepada Tuhan kita memohon keselamatan dunia dan akhirat, serta tak salah kan jika kita juga berdoa kenangan manis terulang suatu saat nanti di Surga? Mari berjuang, mari bekerja, mari mengenang dan merindu, jangan tinggalkan Ibadah, semoga mengundang Rahmat dari Tuhan, Aamiin..

Friday, June 5, 2026

LEBIH PRODUKTIF

 


🚀 PEMUDA, MASIH MENUNGGU PERUBAHAN? ATAU SIAP MENJADI PENGGERAKNYA?

Banyak anak muda bermimpi melihat Indonesia lebih maju. Tapi kemajuan tidak lahir dari sekadar harapan—ia lahir dari pemuda yang berani bertindak, terus belajar, dan konsisten berkarya.

📖 "Pemuda Produktif 4.5" hadir sebagai panduan praktis untuk membantu generasi muda membangun mindset unggul, karakter kuat, dan kebiasaan produktif yang berdampak nyata.

Di dalamnya Anda akan menemukan:
✅ 4 langkah praktis menjadi pemuda produktif
✅ Strategi membangun karakter dan integritas
✅ Cara mengubah ide menjadi aksi nyata
✅ Bekal kepemimpinan untuk menghadapi tantangan masa depan

Karena Indonesia yang lebih baik tidak dimulai dari orang lain. Indonesia yang lebih baik dimulai dari pemuda yang memilih untuk bergerak hari ini.

🔥 "Pemuda yang produktif hari ini adalah pemimpin Indonesia esok hari."

📲 Miliki bukunya sekarang dan mulai investasi terbaik: investasi pada diri sendiri.

#PemudaProduktif45 #MohamadKhaidir #PemudaIndonesia #GenerasiProduktif #LiterasiPemuda #PengembanganDiri #MotivasiPemuda #PemimpinMasaDepan #IndonesiaMaju #BukuInspiratif #AktivisPemuda #AnakMudaBerdaya #InvestasiDiri #BookstagramIndonesia #RekomendasiBuku

Tuesday, March 10, 2026

BANGSA TIDAK RUSAK KARENA SATU KEJADIAN, TAPI...





Bangsa tidak rusak karena satu kejadian, tapi...


📚 Misi Besar Karakter Bangsa mengajak kita memahami bahwa karakter adalah fondasi utama kesuksesan pribadi, keluarga, dan bangsa.


✅ Refleksi diri

✅ Nilai & moral

✅ Kepemimpinan berkarakter

✅ Transformasi hidup yang berdampak


🔥 Saatnya upgrade diri, bukan hanya prestasi.


Dapatkan sekarang dan mulai perjalanan menjadi versi terbaik dirimu!


#MisiBesarKarakterBangsa #BukuInspiratif #SelfGrowth #CharacterBuilding #LiterasiBangsa BacaBuku

Saturday, February 14, 2026

DERASNYA CINTA

 


Cinta monyet dianggap lucu.

Belajar agama dianggap sok suci.


Nembak gebetan disoraki.

Ngajak teman ke kajian malah dicurigai.


Posting galau dapat banyak komentar.

Posting dakwah sering lewat begitu saja.


Aneh memang.


Padahal, tidak sedikit anak muda yang diam-diam sedang berjuang melawan perundungan, tekanan pergaulan, dan kegelisahan hidup, sambil mencari jalan pulang kepada Allah.


Novel ini lahir untuk mereka.


Untuk yang pernah ditertawakan karena berubah.

Untuk yang pernah diremehkan karena ingin menjadi lebih baik.

Dan untuk yang masih percaya bahwa cinta sejati tidak menjauhkan kita dari Tuhan.


📚 Derasnya Cinta di Tanah Gersang


Karena terkadang dakwah paling kuat bukan dari mimbar,

tetapi dari sebuah cerita.

Tuesday, December 23, 2025

MENJADI SUPERTEAM

  



Keberhasilan seseorang menghasilkan sebuah karya, baik karya sederhana yang bermanfaat maupun karya yang monumental dan tercatat dalam sejarah, tidak bisa terlepas dari kerja-kerja banyak pihak yang terlibat. Ada yang suka tampil di panggung, ada pula yang suka berada di belakang layar sambil tetap berkontribusi..

Lalu mengapa sejarah para pahlawan selalu memunculkan satu orang? Mengapa hanya panglima yang muncul, bukan wakil panglima? Mengapa hanya Sultan yang muncul, bukan guru sultan ataupun pasukan khusus sultan? Sebab seperti itulah sejarah, meski banyak pihak yang terlibat, tetap harus ada satu orang yang muncul. Agar sejarah lebih dramatis, sehingga banyak yang terinspirasi, banyak yang tergerak, banyak yang termotivasi..

Buku karya saya ini sebenarnya bukan karya saya seorang diri, ada yang berkontribusi pada tata letak, proofreading, desainer, administrasi, dan lain-lain. Percayalah pekerjaan-pekerjaan besar dalam sejarah itu dihasilkan oleh tim bertabur bintang, bukan seorang kesatria paripurna, tahan banting, rajin menabung, teliti, cuci kaki sebelum tidur, dan tekun.. 🙏😁😊

SEUTAS KISAH DI PELABUHAN AMPANA

Dahulu, Area pelabuhan Ampana begitu ramai orang lalu-lalang, sekadar jalan-jalan pagi atau jalan-jalan sore, aroma harumnya laut begitu men...